Review Penulisan Mengenai Sistem Cerdas, AI, Konsep & Contoh Agen Cerdas

1. Sistem Cerdas

Sistem cerdas adalah sistem yang dapat mengadopsi sebagian kecil dari tingkat kecerdasan manusia untuk berinteraksi dengan keadaan eksternal suatu sistem. seperti: kemampuan untuk dilatih, mengingat kembali kondisi yang pernah dialami, mengolah data-data untuk memberikan aksi yang tepat sesuai yang telah diajarkan dan kemampuan menyerap kepakaran seorang ahli melalui perintah yang dituliskan dalam sebuah bahasa pemrograman tertentu.

Sistem cerdas mempunyai sifat, diantaranya:
- Mampu mengekstrak dan menyimpan pengetahuan
- Proses penalaran seperti manusia
- Pembelajaran dari pengalaman.

Contoh aplikasi:
- Layanan pelanggan / customer
- Penjadwalan
- Data mining
- Prediksi pasar keuangan (saham)
- Kendali kualitas.

Contoh sistem cerdas dalam bisnis:
- Falcon: software deteksi penipuan kartu kredit
- Metlife insurance mengunakan tool ekstraksi informasi otomatis dari aplikasi MITA (language technology)
- Daftar saluran TV berbasis internet (intelligent agent).


2. Artificial Intelligence (AI)

AI adalah teknik dan ilmu untuk membuat suatu mesin menjadi cerdas, terutama untuk program komputer. Kecerdasan yang dimaksud adalah kecerdasan seperti yang dimiliki manusia, sehingga sebuah komputer dapat mengambil tindakan untuk menyelesaikan masalah dengan pemikiran seperti seorang manusia.

Sejarah AI:
- Era komputer elektronik (1941)
- Masa persiapan AI (1943-1956)
- Awal perkembangan (1952-1969)
Perkembangan AI melambat (1966-1974)
Sistem berbasis pengetahuan (1969-1979)
AI menjadi sebuah industry (1980-1988)
Kembalinya jaringan saraf tiruan (1986 – sekarang)

Salah satu contoh AI ialah pengenal wajah di facebook dan tesla (kemudi mobil otomatis).


3. Definisi & Konsep Agen Cerdas

Agen cerdas (dalam bahasa inggris: Intelligent Agent) adalah perangkat lunak yang dapat bertindak seperti orang yang mampu berinteraksi dengan lingkungan.

Konsep agen cerdas:
• Rasional : melakukan hal yang benar.
• Pengukuran kinerja: Sebuah kriteria obyektif untuk mengukur keberhasilan suatu perilaku agen.
• Tujuan (Goal): Goal adalah tujuan utama yang berusaha dicapai oleh agen (prioritas utama).


4. Contoh Agen Cerdas

Agen Taksi Otomatis: Sebuah agen taksi otomatis yang menerima penumpang dan mengantarkannya ke tujuan. 
Agen Medical diagnosis systemSebuah agen Medical diagnosis system yang mendiagnosa pasien secara otomatis. 
Agen Lengan Robot Pengecat otomatis: Sebuah agen yang berfungsi untuk mengecat sebuah ruangan secara otomatis. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenalan duluuu with Putri Amalia ;-)