Rangkuman Penulisan Matakuliah Peng. Animasi & Desain Grafis
1. Definisi Desain Grafis
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).
2. Perkembangan Desain Grafis
- (1398-1468), Johannes Gutenberg
Menemukan teknologi mesin cetak yang bisa digerakkan.
- 1851, The Great Exhibition
Pameran besar industri.
- 1892, Aristide Bruant, Toulouse-Lautrec
Tercapainya peleburan industri dan seni.
- 1910, Modernisme
Modernisme.
- 1916, Dadaisme
Pergerakan seni dan kesusasteraan.
- 1916, De Stijl
Seni dan pergerakan disain.
- 1918, Constructivism
Seni modern menggunakan metoda industri untuk menciptakan object geometris.
- 1919, Bauhaus
Arsitektur desain.
- 1928-1930, Gill Sans
Sebuah jenis huruf sans serif dengan proporsi klasik dan karakteristik geometris.
- 1931, Harry Beck
Peta bawah tanah London (London Underground Map).
- 1950s, International Style
Grid, prinsip matematika, sedikit dekorasi dan jenis huruf sans serif.
- 1951, Helvetica
Helvetica adalah salah satu tipe huruf yang paling populer dan terkenal di dunia.
- 1960s, Psychedelia and Pop Art
Kultur seperti musik, seni, disain dan literatur dengan kaligrafi melingkar.
- 1984, Émigré
Émigré adalah publikasi pertama untuk menggunakan komputer Macintosh, eksperimen tipografi.
3. Kategori Desain Grafis
- Printing (Percetakan)
- Web Desain
- Film
- EGD (Environmental Graphic Design), Identifikasi (Logo)
- Desain Produk
4. Definisi dan Prinsip-Prinsip Animasi
Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (desain).
2. Perkembangan Desain Grafis
- (1398-1468), Johannes Gutenberg
Menemukan teknologi mesin cetak yang bisa digerakkan.
- 1851, The Great Exhibition
Pameran besar industri.
- 1892, Aristide Bruant, Toulouse-Lautrec
Tercapainya peleburan industri dan seni.
- 1910, Modernisme
Modernisme.
- 1916, Dadaisme
Pergerakan seni dan kesusasteraan.
- 1916, De Stijl
Seni dan pergerakan disain.
- 1918, Constructivism
Seni modern menggunakan metoda industri untuk menciptakan object geometris.
- 1919, Bauhaus
Arsitektur desain.
- 1928-1930, Gill Sans
Sebuah jenis huruf sans serif dengan proporsi klasik dan karakteristik geometris.
- 1931, Harry Beck
Peta bawah tanah London (London Underground Map).
- 1950s, International Style
Grid, prinsip matematika, sedikit dekorasi dan jenis huruf sans serif.
- 1951, Helvetica
Helvetica adalah salah satu tipe huruf yang paling populer dan terkenal di dunia.
- 1960s, Psychedelia and Pop Art
Kultur seperti musik, seni, disain dan literatur dengan kaligrafi melingkar.
- 1984, Émigré
Émigré adalah publikasi pertama untuk menggunakan komputer Macintosh, eksperimen tipografi.
3. Kategori Desain Grafis
- Printing (Percetakan)
- Web Desain
- Film
- EGD (Environmental Graphic Design), Identifikasi (Logo)
- Desain Produk
4. Definisi dan Prinsip-Prinsip Animasi
A. Definisi Animasi
Animasi adalah gambar begerak berbentuk dari sekumpulan objek (gambar) yang disusun secara beraturan mengikuti alur pergerakan yang telah ditentukan pada setiap pertambahan hitungan waktu yang terjadi. Gambar tersebut dapat berupa gambar makhluk hidup, benda mati, ataupun tulisan.
B. Prinsip-prinsip Animasi
1. Kemampuan Menggambar (solid drawing)
2. Menekan dan Melentur (Squash and Stretch)
3. Antisipasi (Anticipation)
4. Tata Gerak (Staging)
5. Straight Ahead and Pose to Pose
6. Gerakan Mengikuti
7. Slow In and Slow Out
8. Konstruksi Lengkung (Archs)
9. Penentuan Waktu (Timing)
10. Gerakan Pendukung (Secondary Action)
11. Melebihkan (Exaggeration)
12. Daya Tarik (Appeal)
Komentar